Mengenal Apa Itu Bullish Dan Bearish Dalam Cryptocurrency?

illust - Mengenal Apa Itu Bullish dan Bearish dan kenapa itu terjadi?

Ditulis oleh admin

Februari 11, 2023

Bullish dan Bearish, dua istilah ini sangat sering dipakai untuk dunia pasar investasi terkhususnya dalam dunia cryptocurrency. Menariknya, penggambaran istilah itu sering dikaitkan dengan cara Banteng dan Beruang dalam bertarung. Kira-kira kenapa ya?

Nah, pada tulisan kali ini kita akan berdiskusi mengenai Bullish and Bearish. Jadi, langsung saja kita simak.

Kita lanjutkan bagian menarik tadi mengenai Banteng dan Beruang. Penjelasannya seperti ini, Banteng, ketika bertarung selalu mengarakan tanduknya ke atas, sedangkan beruang ketika bertarung maka mereka akan mengarahkan cakarnya ke bawah. Ini artinya, ketika keadaan market

Baca juga : Penggunaan Blockchain Dalam Berbagai Industri Selain Cryptocurrency

menguat dan harga aset-aset mengalami kenaikan dinamakan sebagai “Bullish”. Berlawanan dengan Bullish, ketika keadaan market lagi turun atau melemah maka dinamakan “Bearish”. Pasar Bullish juga didorong oleh situasi perekonomian yang kondusif. Para investor atau trader (sebagian) dalam kondisi Bullish, akan menggunakan moment ini untuk menjual aset mereka lalu mendpatkan profit.

Berikutnya, Pesisme dari para investor terhadap harga pasar yang terus menurun, sehingga jumlah permintaan atau penawaran aset menjadi rendah, mencirikan tren market Bear. Dalam kondisi bear market biasanya para investor atau trader yang optimis akan melakukan pembelian aset kripto untuk menjualnya di masa depan ketika harga aset tersebut naik.

Logika keadaan Bullish bearish ini bisa juga loh kita samakan dengan hukum permintaan dan penawaran dalam ekonomi. Oh ya, tren Bullish dapat diketahui dengan meningkatnya harga aset diatas 20%, sedangkan tren Bearish diketahui dengan menurunnya aset sebesar 20%.

Mengapa Bisa Terjadi Bull Dan Bear Market?

Kita harus tau, jika semua pasar aset pasti mengalami siklus naik dan turun. Khususnya untuk Kripto yang dikenal dengan volatilitasnya yang termasuk tinggi. Pasar aset kripto layaknya pasar aset lain seperti saham, obligasi dan lain-lain, sangat berkaitan erat dengan kondisi perekonomian dunia, termasuk kondisi politik dan kebijakan pemerintah.

Jadi ketika sesuatu hal yang menyebabkan kepanikan pasar terjadi, maka itu akan mempengaruhi kondisi pasar, contohnya seperti Covid-19, perang Rusia-Ukraina, rapat The Fed ataupun lainnya. Apalagi Pasar kripto yang bisa dibilang “umur muda” ini dapat dengan mudah mengalami siklus kenaikan dan penurunan secara cepat dalam jangka waktu bulanan, mingguan bahkan harian.

Sekedar saran singkat bagi kalian yang pemula maupun siapa saja yang sedang mengalami tren Bull atau Bear. Kalian harus bisa mengambil keputusan secara logis, berpikir jernis sebelum mengambil keputusan, selanjutnya lakukan diversifikasi aset portoflio kripto kalian, dan terakhir bisa melakukan pantau harga secara berkala. Jangan lupa untuk selalu persiapkan diri dalam menghadapi volatilitas dalam pasar kripto.

Kesimpulan

Bull dan bear market merupakan fenomena yang umum terjadi dalam dunia investasi. Maka dari itu penting untuk melakukan riset. Bahasa lebih umum dalam  komunitas kripto dikenal dengan “DYOR atau Do Your Own Research”. Karena demikian kalian tidak perlu panik ketika aset mengalami Bearish, dan juga tahu untuk tidak terburu-buru membeli aset kripto ketika sedang Bullish.

Penafian

Semoga artikel ini berguna untuk para pembaca. Apapun yang tercantum dalam tulisan ini merupakan hasil eksplorasi penulis dengan menggunakan berbagai sumber yang tersedia. Diharapkan para pembaca bijak dalam menanggapinya dan tidak lupa untuk selalu lakukan riset pada jenis investasi apapun.

Referensi

  1. bitocto.com Diakses pada 11 Februari 2023
  2. glints.com Diakses pada 11 Februari 2023

Artikel terkait…